Jumat, 28 Februari 2014

Menuis pengertian dan langkah-langkah membuat Rangkuman,Ikhtisar,Ringkasan,Sinopsis,Abstrak,danGlosarium



A.MENULIS PENGERTIAN RANGKUMAN,RINGKASAN,IKHTISAR,SINOPSIS ABSTRAK,DAN GLOSARIUM

1.Pengertian Rangkuman 
Rangkuman adalah pemangkasan suatu cerita yang panjang yang telah disusun rapi yang terdiri dari beberapa paragraf dan mengandung ide poko didalamnya.

2.Pengertian Ringkasan
Ringkasan adalah pemangkasan sesuatu dari cerita yang panjang , dari setiap kalimat terdapat satu kata yang mengandung ide pokok.

3.Pengertian Ikhtisar
Ikhtiar adalah intisari dari suatu wacana yang di ringkas dengan tidak mengubah tema wacana tersebut.

4.Pengertian Sinopsis
Sinopsis adalah ringkasan cerita dari alur yang panjang menjadi cerita singkat namun dapat menjelaskan secara keseluruhan cerita tersebut.

5.Pengertian Abstrak
Abstrak adalah ringkasan singkat dari suatu wacana yang membuat pembaca tahu tujuan dari pembuatan wacana tersebut.

6.Pengertian glosarium
Glosarium adalah suatu daftar yang memuat kata - kata yang belum pernah dilihat atau jarang terlihat  , biasanya terdapat pada akhir suatu buku.
B.LANGKAH-LANGKAH MENULIS RANGKUMAN,RINGKASAN,IKHTISAR,SINOPSIS,ABSTRAK,DAN GLOSARIUM
1.LANGKAH-LANGKAH MENULIS RANGKUMAN
1. Menandai kata-kata yang sulit
2. Menggaris bawahi hal-hal yang penting.
3. Menentukan pikiran utamanya.
4. Menyusun dalam bentuk rangkuman.

2.LANGKAH-LANGLAH MENULIS RINGKASAN
(1) membaca naskah atau teks beberapa kali,
(2) mencatat gagasan utama penulis,
(3) membuang paragraf yang berisi contoh,
(4) membuang berbagai keterangan tambahan yang tidak penting dalam kalimat,
(5) mengubah dialog langsung kedalam bentuk tidak langsung,
(6) sedapat mungkin, menggunakan kalimat tunggal,
(7) menyusun ringkasan dengan mempertahankan susunan gagasan penulis asli.

3.LANGKAH-LANGKAH MENULIS IKHTISAR
1. menetapkan tujuan membaca
2. membaca dengan cermat
3. mencatat gagasan yang penting dari sudut pandang penyusun ikhtisar
4. menyusun kerangka tulisan
5. menulis ikhisar
6. memeriksa kembali tulisan asli untuk meyakinkan bahwa semua gagasan penting telah tergali.
7. mengoreksi kesalahan bahasa dan kesalahan cetak

4.LANGKAH-LANGKAH MENULIS SINOPSIS
Adapun langkah-langkah menyusun sinopsis adalah :
1. Bacalah naska cerita secara berulang ulang sampai kamu dapat memahami isi dan maksud dari naskah tersebut.
2.Carilah dan catatlah ide pokok dalam naskah tersebut.
3.buatlah catatan-catatan ringkas dari ide pokok yang sudah kamu buat.
4.Pergunakanlah kalimat tunggal dan gunakan kalimat yang sederhana dan efektif.
5. Ringkaslah kalimat menjadi frase, dan frase menjadi kata.
6.Pertahankanlah susunan ide pokok yang sudah kamu buat sesuai dengan susunan naskah.
7. Rangkailah sinopsis naskah cerita dengan kalimat yang benar, sederhana dan padu.

5.LANGKAH-LANGKAH MENULIS GLOSARIUM
Langkah - Langkah Menulis Glosarium : 
1.Menandai/mencari kata - kata yang dianggap asing
2.Lihat di kamus , atau searching di internet
3.Urutkan kata tersebut secara alfabetis dengan artinya

Senin, 22 Juli 2013

Hi,Welcome To My Blog..
Selamat Menikmati BLOG saya,walaupun baru sedikit yg dipublikasikan..!!!



Masjid Dengan dua Kiblat : 
Masjid Qiblatain (artinya: masjid dua kiblat) adalah salah satu masjid terkenal di Madinah. Masjid ini mula-mula dikenal dengan nama Masjid Bani Salamah, karena masjid ini dibangun di atas bekas rumah Bani Salamah. Letaknya di tepi jalan menuju kampus Universitas Madinah di dekat Istana Raja ke jurusan Wadi Aqiq atau di atas sebuah bukit kecil di utara Harrah Wabrah, Madinah.

Pada permulaan Islam, orang melakukan salat dengan kiblat ke arah Baitul maqdis (nama lain Masjidil Aqsha) di Yerusalem/Palestina. Baru belakangan turun wahyu kepada Rasulullah SAW untuk memindahkan kiblat ke arah Masjidil Haram di Mekkah.
Peristiwa itu terjadi pada tahun ke-2 Hijriyah hari Senin bulan Rajab waktu dhuhur di Masjid Bani Salamah ini. Ketika itu Rasulullah SAW tengah salat dengan menghadap ke arah Masjidil Aqsha. Di tengah salat, tiba-tiba turunlah wahyu surat Al Baqoroh ayat 144, yang artinya:
“Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. Dan di mana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya. Dan sesungguhnya orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Alkitab (Taurat dan Injil) memang mengetahui, bahwa berpaling ke Masjidil Haram itu adalah benar dari Tuhannya; dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan.”
Setelah turunnya ayat tersebut di atas, beliau menghentikan sementara salatnya, kemudian meneruskannya dengan memindahkan arah kiblat menghadap ke Masjidil Haram. Merujuk pada peristiwa tersebut, lalu masjid ini dinamakan Masjid Qiblatain, yang artinya masjid berkiblat dua.
Masjid Qiblatain telah mengalami beberapa kali pemugaran. Pada 1987 Pemerintah Kerajaan Arab Saudi di bawah Raja Fahd melakukan perluasan, renovasi dan pembangunan konstruksi baru, namun tidak menghilangkan ciri khas masjid tersebut. Sebelumnya Sultan Sulaiman telah memugarnya di tahun 893 H atau 1543 M. Masjid Qiblatain merupakan salah satu tempat ziarah yang biasa dikunjungi jamaah haji dan umrah dari seluruh dunia.
Foto Masjid Qiblatain :


Semoga bermanfaat bagi anda yg membacanya.. :D
TX